Apa bila melihat satu hadis Nabi SAW ini aku semakin sayu dan takut. Anda sekiranya segala amalan berpuasa kita tidak di makbulkan Allah. Dan paling malang sekali kita di cop oleh Allah sebagai orang yang celaka. Cuba perhatikan betul-betul bait sabdaan Nabi SAW ini:
لَمَّا بَنَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمِنْبَرَ جَعَلَ لَهُ ثَلَاثَ عَتَبَاتٍ، فَلَمَّا صَعِدَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَتَبَةَ الْأُولَى، قَالَ: ” آمِينَ “، ثُمَّ صَعِدَ الْعَتَبَةَ الثَّانِيَةَ، فَقَالَ: ” آمِينَ “، حَتَّى إِذَا صَعِدَ الْعَتَبَةَ الثَّالِثَةَ، قَالَ: ” آمِينَ ” فَقَالَ الْمُسْلِمُونَ: يَا رَسُولَ اللهِ رَأَيْنَاكَ تَقُولُ آمِينَ آمِينَ آمِينَ وَلَا نَرَى أَحَدًا، فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ صَعِدَ قَبْلِي الْعَتَبَةَ الْأُولَى، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، فقُلْتُ: لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ ، فقَالَ: مَنْ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ فَأَبْعَدَهُ اللهُ، قُلْ: آمِينَ، فَقُلْتُ: آمِينَ، فَلَمَّا صَعِدَ الْعَتَبَةَ الثَّانِيَةَ، قَالَ: يَا مُحَمَّدُ، قُلْتُ: لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ، قَالَ: مَنْ أَدْرَكَ شَهْرَ رَمَضَانَ فَصَامَ نَهَارَهُ، وَقَامَ لَيْلَهُ ثُمَّ مَاتَ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ فَدَخَلَ النَّارَ، فَأَبْعَدَهُ اللهُ، قُلْ: آمِينَ، قُلْتُ: أَمِينَ، فَلَمَّا صَعِدَ الْعَتَبَةَ الثَّالِثَةَ، قَالَ: يَا مُحَمَّدُ، قُلْتُ: لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ، قَالَ: مَنْ ذُكِرْتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ فَمَاتَ وَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ فَدَخَلَ النَّارَ، فَأَبْعَدَهُ اللهُ، قُلْ: آمِينَ، فَقُلْتُ: آمِينَ

(Hadis imam Bukhori dalam kitabnya adab mufrad dari Jabir bin Abdillah)

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam naik ke atas mimbar kemudian pada langkah pertama mengatakan : “amien”, pada langkah kedua mengatakan :”amien” sampai pada langkah ketiga mengatakan : “amien”.Para sahabat bertanya.”Kenapa engkau berkata amin, amin, amin, sedangkan kami tidak melihat seorangpun wahai Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Telah datang malaikat Jibril yang naik mimbar didepanku dan berkata : wahai muhammad. aku berkata : labbaika wasa’daik. dan ia berkata : Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi itu tidak memasukkan dia ke syurga dan katakanlah amin! maka kukatakan, ‘Amin’ “.Kemudian pada langkah kedua Jibril berkata lagi. Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan, puasa pada siangnya dan sholat pada malamnya kemudian meninggal tidak diampuni dosanya dan masuk neraka dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’.Kemudian pada langkah ketiga Jibril berkata lagi.’Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’.” (HR Bukhori)
Berbakti kepada kedua ibu bapa

Sila lihat video ini untuk sama-sama menginsafi kita:

Apakah Tanda Ramadhan kita termakbul?



Adakah kita ini sentiasa ingat dan cinta akan Rasulullah?
Hayati sketsa ini:

Dengar Isi penuh tazkirah

Get this widget | Track details | eSnips Social DNA
Copyright Control by aljazli design (c) 2003 – 2008
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.